Sabtu, 21 Januari 2023

MEMBUAT DEKORASI KAMAR (GRID WALL) DARI KALENDER BEKAS SEBAGIAN KEGIATAN P5

           




Mengawali dari kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang salah satu dimensi yang akan dicapai yaitu Berpikir Kritis yaitu dengan mengajak peserta didik membuat kerajinan dari kalender bekas yang ada di rumah. Salah satu pemanfaatan kalender bekas yaitu dengan dibuat Dekorasi Kamar (Grid Wall) dengan memanfaatkan sampah kertas yang berasal dari kertas bekas kalender. Kegiatan ini dilakukan di Kelas IV SDN Pajagalan II Kota Sumenep.

Dalam pembuatan dekoarasi kamar (Grid Wall) bahan yang diperlukan oleh peserta didik yaitu kalender bekas yang tebal, penggaris,isolasi hitam,gunting,lem dan bolpoin.Proses pembuatannya dimulai dengan menggunting kalernder bekas dengan panjang 35 cm dan tinggi 3 cm sebanyak 4 potong dan potongan kalender bekas dengan ukuran panjang 23 cm dengan tinggi 3 cm. Setelah menjadi potongan maka selanjutnya di lipat dua lalu di lilitkan isolasi hitam pada seluruh potongan kertas tadi. Setelah selesai dililitkan isolasi hitam pada potongan tadi baik yang ukuran 35 cm dan ukuran 23 cm maka langkah selanjutnya di rangkai seperti bentuk pagar dengan bagian panjang 35 cm berada pada vagian bwah dan bagian yang panjang 23 cm pada bagian atas. Untuk menempelkan kedua potongan tadi maka diperlukam lem dan ditunggu sampai kering.


SAMPAHKU MASA DEPANKU

 



Dalam kegiatan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dengan topik “Sampahku Masa Depanku” kami mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak, baik yang berupa saran, petunjuk, dan hal-hal lain yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Kegiakegiatan projek dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dengan topik “Sampahku Masa Depanku” disusun untuk memenuhi bahan kegiatan mengajar dalam program Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDN Pajagalan II Kota Sumenep, Melalui modul dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dengan topik “Sampahku Masa Depanku” ini diharapkan peserta didik di SDN Pajagalan II Kota Sumenep dapat memperkuat pendidikan karakter dalam mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi global. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka modul dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dengan topik “Sampahku Masa Depanku” disajikan berupa deskripsi

tujuan, alur, sasaran, dimensi yang dikembangkan, relevan projek, hingga panduan refleksi untuk peserta didik.Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah berasal dari rumah tangga, pertanian, perkantoran, perusahaan, rumah sakit, pasar, dan sebagainya. Secara garis besar, sampah dibedakan menjadi : 1. Sampah organik/basah, contoh : sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran, rempah-rempah atau sisa buah dan lain-lain yang dapat mengalami pembusukan secara alami, 2. Sampah anorganik/kering, contoh : logam, besi, kaleng, plastik, karet, botol, dan lain-lain yang tidak dapat mengalami pembusukan secara alami, 3. Sampah berbahaya, contoh : baterai, botol racun nyamuk, jarum suntik bekas dan lain-lain. diinginkan atau tidak bermanfaat setelah berakhirnya suatu proses. Sampah ternyata masih menjadi masalah hingga hari ini, sehingga perlu ada upaya dari seluruh stakeholder untuk mengatasinya agar tidak menjadi masalah yang berlarut-larut . Dengan mengangkat tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dan mengacu kepada Profil Pelajar Pancasila, Proyek ini ditujukan untuk membangun kesadaran siswa tentang pentingnya mengelola sampah plastik dan melakukan aksi sebagai solusi terhadap masalah sampah plastik


MEMBUAT DEKORASI KAMAR (GRID WALL) DARI KALENDER BEKAS SEBAGIAN KEGIATAN P5

            Mengawali dari kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang salah satu dimensi yang akan dicapai yaitu Berpikir Kriti...